Random Image

Arsip Kategori untuk ‘Sejarah’

Sekeping Potongan Sejarah Nias pada Abad ke-9 M

Penulis TWA_H24 May 20, 2009
Kategori: Sejarah

Dalam upaya mengumpulkan artikel-artikel yang berhubungan dengan sejarah Muslim Nias, akhirnya kami menemukan tulisan sdr. Julkifli Marbun berikut ini di salah satu blog bernama Humbang Hasundutan (http://humbahas.blogspot.com/2007/01/nias-abad-ke-9-m.html).

Blog HUMBAHAS yang menyebut blog-nya sebagai Pusat Data dan Informasi tersebut menurut pandangan kami cukup lengkap dan patut menjadi salah satu referensi atau pustaka online sejarah suku-suku di Sumatera Utara. Silahkan membaca sadurannya di bawah ini.

Lanjutkan Membaca | 13 Komentar →

Temuan Kerangka Manusia di Bukit Kerang Aceh Seperti Bayi Di Kandungan

Penulis TWA_H24 April 15, 2007
Kategori: Sejarah

Arkeolog menyatakan bahwa posisi kerangka manusia yang terlipat di situs-situs bukit kerang berhubungan dengan kepercayaan tentang kehidupan setelah kematian. “Mereka melipat jenazah sama seperti mengembalikan manusia ke dalam kandungan, hidup lagi,” kata Lukas Partanda Koestoro, Kepala Balai Arkeologi Medan kepada Tempo pada selasa lalu.

Lanjutkan Membaca | Tanpa Komentar →

Dapur Kerang Tersebar Sampai Eropa

Penulis TWA_H24 April 14, 2007
Kategori: Sejarah

Harry Truman Simanjuntak dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional mengatakan situs bukit kerang terjadi oleh buah karya manusia (bukan terbentuk alami). “Lantaran ditemukan pula artefak dan ekofak di dalamnya,” kata dia kepada Tempo kemarin.

Lanjutkan Membaca | Tanpa Komentar →

Manusia dari Bukit Kerang

Penulis TWA_H24 April 14, 2007
Kategori: Sejarah

Sehamparan sawah itu tak lagi terawat setelah banjir menghantamnya pada akhir tahun lalu. Pematangnya sudah dikepung rerumputan liar. Tak jauh dari sana, sebuah bukit memanjang dari utara ke selatan.

Bukit yang ada di Kampung Pangkalan, Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam itu, disebut bukit kerang. Bukit itu memang terbentuk dari sisa-sisa cangkang yang menggunduk, bercampur dengan tanah dan bebatuan.

Lanjutkan Membaca | Tanpa Komentar →

Nias Baru Masuki Zaman Megalitik Pada 1600

Penulis TWA_H24 April 12, 2007
Kategori: Sejarah

Penemuan sebuah situs arkeologis di Nias, Sumatera Utara, menyatakan bahwa kawasan itu baru memasuki zaman megalitikum (batu besar) pada tahun 1600. “Daerah lain di Indonesia zaman itu sudah masuk zaman kolonial, sedangkan di Nias memasuki kebudayaan batu,” kata Ketut Wiradyana, Peneliti Balai Arkeolaogi Medan kepada Tempo, di kantornya kemarin.

Lanjutkan Membaca | 4 Komentar →

Islam Masuk ke Nusantara Saat Rasulullah SAW Masih Hidup (Bag.2 Tamat)

Penulis TWA_H24 April 10, 2007
Kategori: Sejarah

Sejarahwan T. W. Arnold dalam karyanya “The Preaching of Islam” (1968) juga menguatkan temuan bahwa agama Islam telah dibawa oleh mubaligh-mubaligh Islam asal jazirah Arab ke Nusantara sejak awal abad ke-7 M.

Lanjutkan Membaca | 3 Komentar →

Islam Masuk ke Nusantara Saat Rasulullah SAW Masih Hidup (Bag 1)

Penulis TWA_H24 April 09, 2007
Kategori: Sejarah

Kebanyakan kita ummat Islam di Indonesia, khususnya yang pernah membaca sejarah masuknya Islam di Nusantara meyakini bahwa Islam masuk ke negeri ini pada abad ke 14 Masehi yang di bawa oleh pedagang dari Gujarat, India. Tapi tahukah anda bahwa sesungguhnya Islam sudah masuk ke Nusantara pada masa Rasulullah SAW masih hidup.

Lanjutkan Membaca | Tanpa Komentar →

Jejak Manusia Pertama Sumatera Utara Ada di Pulau Nias

Penulis TWA_H24 February 20, 2007
Kategori: Sejarah

Penelitian Balai Arkeologi Medan menguak jejak peradaban manusia pertama di Sumatera Utara. Jejak kehadiran manusia tergambar dari temuan arkeologis seperti sisa-sisa vertebrata (tulang dan gigi).

Lokasinya di sebuah goa pada ketinggian 175 meter di atas permukaan laut di Desa Lolowonu Niko’otano, Kecamatan Gunung Sitoli, Kabupaten Nias.

Lanjutkan Membaca | 1 Komentar →

Riwayat Datangnya Suku Chaniago dari Minang ke Nias

Penulis TWA_H24 February 18, 2007
Kategori: Sejarah

Seorang bangsawan Minang asal Pariangan Padang Panjang bernama Nyik Puncak Alam dari suku Chaniago bergelar Datuk Raja Ahmad yang disertai penghulunya Ahmad Sirinto dan Si Kumango berlayar menuju Aceh Barat dengan sebuah kapal layar (picalang) yang dilengkapi dengan persenjataan lengkap termasuk beberapa pucuk meriam. Misi pelayaran ini adalah untuk berdagang. Dalam penuturan lain disebutkan bahwa misinya untuk mencari Mamaknya (saudara laiki-laki Ibu) yang telah lama berlayar ke Negeri Aceh, bernama Tuanku Kariem.

Lanjutkan Membaca | 12 Komentar →

Riwayat Kedatangan Teuku Polem di Nias

Penulis TWA_H24 February 18, 2007
Kategori: Sejarah

Suatu ringkasan dari tulisan M. Idlim Polem: “Sejarah Kedatangan Teuku Polem di Gunungsitoli Pulau Nias”

Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam, wilayah kesultanan Aceh di bagi dalam beberapa sub wilayah pemerintahan. Wilayah bagian Barat saat itu berkedudukan di Preumbeue Meulaboh dan sebagai kepala pemerintahannya adalah Teuku Cik dari Meuraksa Kutaraja (Banda Aceh) Mukim XXVI.

Lanjutkan Membaca | 24 Komentar →