<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Nias Baru Masuki Zaman Megalitik Pada 1600</title>
	<atom:link href="http://sejarah.muslim-nias.org/2007/04/nias-baru-masuki-zaman-megalitik-pada-1600/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sejarah.muslim-nias.org/2007/04/nias-baru-masuki-zaman-megalitik-pada-1600/</link>
	<description>Sejarah &#38; Budaya Muslim Nias</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Jul 2010 04:55:55 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Aswir Gea</title>
		<link>http://sejarah.muslim-nias.org/2007/04/nias-baru-masuki-zaman-megalitik-pada-1600/comment-page-1/#comment-154</link>
		<dc:creator>Aswir Gea</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 04:55:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sejarah.muslim-nias.org/?p=39#comment-154</guid>
		<description>Soal ada kemungkinan hubungan kekerabatan yang dikaitkan dengan persamaan  kata marga (Contoh ; Harahap = harefa dll), rasanya sangat tidak berdasar dalam pendekatan penelitian ilmiah. Tapi kalau supaya aman dalam bergaul di rantau orang ..... ya dengan cara itulah kita aman, he .... he .... he ....
Pada dasarya saya bangga jadi orang Nias yang secara hidayah dulunya oleh kakek saya menerima keyakinan ISLAM secara ikhlas menjadi pedoman hidup, ALLAHUAKBAR !
Namun saran saya, kalau menelusuri asal usul dan budaya ...... alangkah baiknya dipisahkan menurut kelompok pendekatannya, sehingga tidak memancing emosi pihak lain yang merasa dirugikan (maklum baru mengembara/turun gunung ..... he... he ... he).
Himbauan saya kepada masyarakat Nias ...... mari kita menjadi salah satu suku yang menjalankan ISLAM sebagaimana yang diharapkan Rasulullah dan mari kita buktikan kepada suku lain yang menyatakan ISLAM sebagai pegangangan hidup yang rahmatan lil &#039;alamin .... yang dapat berdampingan dengan saudaranya yang berbeda keyakinan ....... Karena itulah pendapat saya yang telah membuktikan bahwa suku kita dulunya juga berasal dari suku yang tidak punya keyakinan.
Sebagai intermezo ......... dulu saya sekolah TK hingga SD dari Sekola Katolik MUTIARA, dimana disekolah itu kita tidak diajarkan perbedaan ...... justru yang diajarkan sangat menggambarkan dua saudara yang hanya berbeda keyakinan ....... namun semuanya mengedepankan tali persaudaraan yang kuat dari satu keturunan MANUSIA ....... bukan JIN atau SYETAN.  Maka untuk itu bersaudara bukan berarti satu keyakinan tapi bersaudara berlomba menebalkan keimanan kepada keyakinannya masing-masing ........ ALLAHUAKBAR !!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Soal ada kemungkinan hubungan kekerabatan yang dikaitkan dengan persamaan  kata marga (Contoh ; Harahap = harefa dll), rasanya sangat tidak berdasar dalam pendekatan penelitian ilmiah. Tapi kalau supaya aman dalam bergaul di rantau orang &#8230;.. ya dengan cara itulah kita aman, he &#8230;. he &#8230;. he &#8230;.<br />
Pada dasarya saya bangga jadi orang Nias yang secara hidayah dulunya oleh kakek saya menerima keyakinan ISLAM secara ikhlas menjadi pedoman hidup, ALLAHUAKBAR !<br />
Namun saran saya, kalau menelusuri asal usul dan budaya &#8230;&#8230; alangkah baiknya dipisahkan menurut kelompok pendekatannya, sehingga tidak memancing emosi pihak lain yang merasa dirugikan (maklum baru mengembara/turun gunung &#8230;.. he&#8230; he &#8230; he).<br />
Himbauan saya kepada masyarakat Nias &#8230;&#8230; mari kita menjadi salah satu suku yang menjalankan ISLAM sebagaimana yang diharapkan Rasulullah dan mari kita buktikan kepada suku lain yang menyatakan ISLAM sebagai pegangangan hidup yang rahmatan lil &#8216;alamin &#8230;. yang dapat berdampingan dengan saudaranya yang berbeda keyakinan &#8230;&#8230;. Karena itulah pendapat saya yang telah membuktikan bahwa suku kita dulunya juga berasal dari suku yang tidak punya keyakinan.<br />
Sebagai intermezo &#8230;&#8230;&#8230; dulu saya sekolah TK hingga SD dari Sekola Katolik MUTIARA, dimana disekolah itu kita tidak diajarkan perbedaan &#8230;&#8230; justru yang diajarkan sangat menggambarkan dua saudara yang hanya berbeda keyakinan &#8230;&#8230;. namun semuanya mengedepankan tali persaudaraan yang kuat dari satu keturunan MANUSIA &#8230;&#8230;. bukan JIN atau SYETAN.  Maka untuk itu bersaudara bukan berarti satu keyakinan tapi bersaudara berlomba menebalkan keimanan kepada keyakinannya masing-masing &#8230;&#8230;.. ALLAHUAKBAR !!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pemabuk</title>
		<link>http://sejarah.muslim-nias.org/2007/04/nias-baru-masuki-zaman-megalitik-pada-1600/comment-page-1/#comment-152</link>
		<dc:creator>pemabuk</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 13:42:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sejarah.muslim-nias.org/?p=39#comment-152</guid>
		<description>AQ GAK AKAN PERNAH PERCAYA ARKEOLOG ATAUPUN SEJARAWAN ASAL INDON....99 % SPEKULATOR</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AQ GAK AKAN PERNAH PERCAYA ARKEOLOG ATAUPUN SEJARAWAN ASAL INDON&#8230;.99 % SPEKULATOR</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: JE.GULO</title>
		<link>http://sejarah.muslim-nias.org/2007/04/nias-baru-masuki-zaman-megalitik-pada-1600/comment-page-1/#comment-140</link>
		<dc:creator>JE.GULO</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 21:16:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sejarah.muslim-nias.org/?p=39#comment-140</guid>
		<description>SHALOM, SALAM, YA&#039;AHOWU.....................!

Sy rasa, Ulasan Pak Ketut, perlu kt hayati bersama krn tdk jauh berbeda dgn fakta dilapangan.

Jd ungkapan yang menyatakan bhw ant Nias dgn Batak ada keterkaitan, perlu kt telusuri dulu, biar tdk hanya didasari dengan logika kt sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SHALOM, SALAM, YA&#8217;AHOWU&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;!</p>
<p>Sy rasa, Ulasan Pak Ketut, perlu kt hayati bersama krn tdk jauh berbeda dgn fakta dilapangan.</p>
<p>Jd ungkapan yang menyatakan bhw ant Nias dgn Batak ada keterkaitan, perlu kt telusuri dulu, biar tdk hanya didasari dengan logika kt sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
